Nambal Alternatif dan Darurat, Gunakan Tensoplast!

Pada waktu gowes ke Gunung Talagabodas, minggu kemarin (16 oktober 2011). Dikarenakan trek makadam jahanam segede-gede semangka dan buah melon serta tajam-tajam. Seorang rekan goweser menjadi korbannya. Ban luar maxis mark-cross nya robek, tembus sampai ke ban dalamnya. Padahal waktu itu langit sudah sangat gelap, jam 17.40 WIB.

Sialnya, saat ban cadangan dipakai dan dipompa. Entah karena panik atau karena gelap sehingga tidak kelihatan. Ban cadangan pun, saat dipompa kembali gembos!!! Selidik punya selidik, ternyata kawat halus yang terdapat di dalam ban luar maxis terputus dan menancap. Sehingga membocorkan ban cadangan tersebut. Setelah kawat halus itu dicabut, ban cadangan punya rekan lain pun di pasang. Namun, baru 500 meter kembali gembos!!! Saat dicek ban luarnya, kalau-kalau masih ada kawat halus yang menancap dan tertinggal. Nihil! Saya langsung mengambil kesimpulan, pasti diakibatkan oleh lubang pentil yang masih tajam akibat dibor waktu gembos ban cadangan pertama (rekan saya ban dalamnya menggunakan pentil fresta, sementara ban cadangan pentil besar/biasa). Setelah diraba, ternyata benar. Permukaan dalam bekas bor masih sangat kasar, dan membocorkan “bunglon” pentilnya.

Dengan alat seadanya, lubang bekas mata bor yang masih kasar tersebut dihaluskan dengan alat seadanya. Ban cadangan keempat pun dipasang. Baru menggembung sedikit ternyata kembali bocor!!! Sedikit panik, saya pun mulai tanya-tanya kepada penduduk setempat yang lewat malam itu. Kira-kira berapa ongkos ojeg dari kampung itu ke kota kecamatan Sukawening, Garut. Namun, tanpa putus asa rekan yang lain terus berusaha dan berpikir! Karena tidak ada ban cadangan lain, terpaksa ban cadangan yang bocor tertusuk kawat ban luar tadi dipergunakan. Lubang bocorannya (snakebite) ditambal dengan tensoplas yang dibeli dari warung kecil di kampung tersebut. Dicoba dipompa, dan…BERHASIL! Ban bertambah tekanannya dan tanpa mengalami kebocoran lagi. Ban langsung dipasang. Dan kembali di genjot.

Mau tidak mau jadi Nite Ride, karena waktu sudah menunjukkan pukul 20 malam. Mungkin karena masih was-was, dan shock. Rekan yang bannya bocor tersebut belum berani menggowes sepedanya secara maksimal. Kendalanya, masih sama. Jalanan masih makadam! Tapi, Alhamdulillah berkat tensoplas tersebut. Seluruh anggota rombongan selamat sampai di kota Garut pada pukul 21.30 WIB.

KESIMPULAN: SELALU SIAPKAN TENSOPLAS ATAU SALONPAS BILA GOWES KE HUTAN ATAU GUNUNG! SELAIN TOOLKITS, BAN CADANGAN, POMPA DAN ALAT TAMBAL ITU SENDIRI!

Dengan catatan: tensoplas atau salonpas itu bukan hanya untuk luka pengendara sepedanya, tapi juga jaga-jaga kalau-kalau terjadi hal yang tidak diduga seperti yang dialami rekan di atas😛 Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s