Tips Untuk Menaklukan Tanjakan

Saat pertama kali melihat tanjakan yang panjang dan curam, hati langsung kecut. Keraguan segera merebak. Mental kita bertambah down saat melihat teman gowes kita sudah TTB atau sebaliknya melihat teman kita sepertinya tidak mendapatkan kesulitan dan ngacir menaklukkan tanjakan itu. Bahkan sambil bersiul!

Lalu apa yang harus dilakukan? Tetapkan dan tenangkan hati. Tidak usah kecut, berpikirlah positif. Segera atur nafas, atur strategi. Sesegera mungkin dari awal tanjakan lakukan shifting ke gigi besar.  Jangan malu dan jangan takut untuk melakukan shifting. Lebih baik shifting di awal tanjakan. Daripada shifting di tengah tanjakan. Biasanya shifting yang dilakukan ditengah tanjakan tidak akan smooth. Cenderung kasar. Kasihan gear dan rantai.

Lakukan rolling pedal dengan tempo yang konstan. Lebih baik lambat tapi mantap, daripada cepat tetapi menggunakan power yang besar. Bila tanjakan terlalu curam, angkatlah pantat anda dan tempatkan pada ujung pedal. Bungkukan badan dan tetap pedalling dengan menjaga ritmik dan keseimbangan. Jangan melihat ke atas, perhatiakan saja jalan di depan Anda. Bila Anda tengadah, akan menggoyahkan mental Anda yang sedang bertempur dengan diri sendiri. Jangan sekali-kali melakukan shifting. Lebih baik atur tempo putaran pedalling. Anda pasti berhasil, menaklukan tanjakan securam apapun.

Jangan pernah berpikir, bahwa komponen atau jenis sepeda yang menentukan keberhasil menaklukan tanjakan. Sepeda dan komponen hanyalah alat bantu. Sedangkan faktor utama, tetap pada kemampuan dengkul, fisik, nafas dan mental Anda. Banyak sekali, para penggowes yang berfikiran bahwa sepeda menentukan segalanya. Istilah yang penting sepedaannya bukan sepedanya tetap berlaku. Kecuali faktor mental yang salah😛

Untuk meningkatkan kemampuan ketahanan nafas Anda, lakukan push up setiap pagi. Rutin minimal 20 kali. Bagi umat Islam, lakukanlah setiap selesai sholat 10 kali, berarti satu hari minimal jadi 50 kali push up!

Selamat nanjak dan keep gowes…jangan terlalu sering berfikir untuk selalu up grade sepeda sementara Anda belum membuktikan kemampuan gowesan Anda dengan sepeda yang Ada. Anda akan merasakan sendiri, kapan harus up grade! Ingat up grade dilakukan untuk meningkatkan kinerja gowesan Anda, bukan untuk gengsi!🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s