21 Trek di Garut (Updated)

Garut yang dulu disebut Swiss van Java, tidak hanya kaya akan domba garut, dodol garut, jeruk garut atau jaket kulitnya. Tapi juga kaya akan trek offroad untuk para MTBers yang layak untuk dijajal.

Ada banyak trek yang bisa dicumbu untuk berbulan madu atau hanya untuk berakhir pekan. Diantaranya adalah:

1. Cibeureum

Berada di lereng Gunung Kamojang dan Gunung Guntur. Konturnya cukup ekstrim di 30% awal trek yaitu berupa jalan pasir bercampur tanah,lengkap dengan rintangan berupa semak belukar, sebatas dada, pohon tumbang, jurang, dengan turunan yang cukup sulit. Tanah 30%, 30% makadam, dan 10% aspal. Bisa ditempuh dengan gowes langsung ke lokasi dari garut sejauh 18 km atau dengan kendaraan langsung ke titik start dengan menggunakan colt L300 atau pick up. Untuk Truk besar atau beus bisa juga tapi hanya sampai pinggir jalan raya. Kemudian digowes ke titik start sejauh 1 km. Jarak tempuh lebih kurang 12 km, lama waktu antara 2-3 jam. Bila digowes langsung dari Garut kota sekitar 50 km (PP) dan finish di pemandian air panas (Cipanas). Bisa langsung berenang atau sekedar berendam, atau bila menginap di hotel atau di penginapan Cipanas bisa langsung rendaman di kamar masing-masing.

Berikut adalah peta trek onroad-offroad Garut-Cibeureum-Garut

2. Cisaruni,

Trek ini sangat panjang. Terletak di Cikajang arah Pameungpeuk, lebih kurang 3 km dari kota kecamatan Cikajang, belok kanan. Merupakan areal perkebunan teh, yang sudah berubah menjadi perkebunan palawija. Treknya sangat indah, terdiri dari kontur tanah perbukitan 90%, sisanya semen atau beton di perkampungan. Jarak tempuh offroad 6 jaman.

Cisaruni adalah trek kedua terpanjang di Garut.  Paling menantang dan paling lengkap kontur dan sifat treknya untuk bersepeda gunung.  Tanjakan, turunan, makadam, single trek memanjang di sepanjang trek Cisaruni.  Perbandingannya adalah 30% tanjakan, 30% turunan dan 40% datar (single trek). Jarak yang ditempuh lebih kurang 33 km dalam waktu 6-7 jam.

3. Cikuray

Trek sepanjang lebih kurang 40 km (PP dari Garut Kota) yang layak dicoba. Bisa digowes langsung dari Garut Kota menuju ke titik start Turunan yang berjarak lebih kurang 22 km. Tentunya dengan menu tanjakan yang variatif dari 750 mdpl ke 1550 mdpl. Tapi untuk yang suka turunan only, bisa diloading sampai ke Pamalayan Kulon yang berjarak sekitar 4 km dari titik start turunan. Kemudian TTB sampai ke titik start turunan yang merupakan POS 1 Jalur Pendakian ke Gunung Cikuray yang berada pada ketinggian 1543 mdpl.  Sekitar 200 meter dari POS single track bisa dinikmati melewati perkebunan palawija, hutan pinus dan makadam dengan melewati jalur kecil dengan jurang yang cukup dalam. Pada beberapa titik, harus dilewati dengan TTB karena medan yang sangat sulit ( tidak gowesable).  Diperlukan keterampilan dan keberanian yang lebih untuk melewati jalur yang di kiri atau kanannya berupa jurang. Karena turunan seringkali sangat tajam.  Sebaiknya tuntun saja sepeda, bila tidak yakin.  Daripada membahayakan diri sendiri.

Berikut peta Trek Cikuray

cikuraymap

Untuk review silakan klik link berikut : http://adventures.garmin.com/en-US/by/dess2015/trek-garut-cigedug-ciburuy-negla-cikuray/#overview.

4.  Ciharus.

Trek ini terletak di hutan belantara Gunung Kamojang.
Vegetasinya didominasi hutan hujan tropis yang masih lebat. Tidak jarang pada waktu melewati trek ini harus sangat berhati-hati, lalai berarti siap-siap helem nyangkut di akar pohon, semak belukar atau batang pohon sehingga bisa terjatuh.
Treknya uphill 20% dengan kontur berupa tanah bercampur pasir. 80% downhil dengan tingkat kesulitan sangat ekstrim. Untuk para newbie, sangat tidak dianjurkan melalui trek ini. Panjang trek sekitar 9 km, terdiri dari single track di hutan tropis, kubangan lumpur, aliran sungai kecil, hutan pinus, pertanian dan jurang serta tebih yang curam.
Trek ini akan menjadi surga bagi para MTB-ers pada waktu musim kemarau, tapi sebaliknya akan menjadi neraka bila hujan tiba. Trek yang semula gurih dan renyah, akan terbalik 180 derajat akan sangat licin dan berbahaya!
Sangat dianjurkan memakai protektor, sarung tangan dan helem.

5. Cirorek

Berada di lereng perbatasan Garut Tasik, lebih kurang 7 km dari Garut. dapat ditempuh langsung dengan gowes langsung melewati tanjakan ngamplang sejauh 4 km dan jalan aspal hotmix sampai ke lokasi. Atau loading sampai lokasi hutan pinus Cirorek. Treknya terbagi dua arah, arah pertama single trek, dengan kontur tanah, di tengah hutan pinus. Konturnya 30% makadam, 40% tanah single trek,20% beton pnpm, dan 10 % aspal.
Trek kedua, dari tengah-tengah single trek hutan pinus belok ke kiri.  Masih semi turunan, kemudian turunan cukup tajam siap dijajal dengan kondisi singl trek tanah. Lanjut dengan  turunan kontur makadan sejauh 2 km. Berakhir di sebuah pematang sawah, bisa digowes.

Di akhir trek, setelah kembali mencumbu turunan aspal tipis.  Anda, disuguhi tanjakan Aura Kasih, yang cukup meliuk dengan kemiringan aduhai sejauh 500 meter.  Pendek memang, tapi hanya sedikit orang yang bisa khatam di tanjakan ini.

6. Cihanjawar

Perkebunan teh Dayeuh Manggung  di kaki Gunung Cikuray berada di perbatasan Garut-Tasik searah dengan trek Cirorek. Bisa ditempuh dengan gowes dari kota Garut sekitar 7,1  km aspal jalan propinsi. Belok Kanan di Cihanjawar dan langsung makadam nanjak sejauh 5 km. Turunan makadam 1 km. Tiba di Curug Hanjawar dan masuk perkebunan teh. Jalurnya single trek variatif tanah, makadam dan kebun dengan perkebunan teh atau sayuran. 40% Makadam, 40% tanah, 20% beton. Udara sangat dingin dan bisa istirahat di masjid milik perkebunan teh Dayeuh Manggung. Panjang trek 5 km, waktu tempuh antara 3-4 jam tergantung sikon.

7. Godog,

Trek paling populer di Garut, karena pendek (hanya 12 km dari Garut kota). 50% nanjak dengan aspal. Tapi bila ditempuh dari Lapang Nagrog (lebih kurang 6 km dari Garut) 80% makadam! Full nanjak! Untuk offroadnya bisa ditempuh jadi 2 jalur terserah kesukaan. Mau langsung ke kota atau masuk ke Margawati dan melanjutkan ke Cilawu. Treknya sangat ekstrim. Sudah cukup banyak memakan korban. Lebih baik tidak offroad di sini bila musim hujan tiba. Trek ini cocok buat  para penikmat tanjakan tingkat sedang

Trek Godog, bisa juga ditempuh dari desa Nagrog. Konturnya lebih menantang dan lebih sexy. Tanjakannya mantap, dengan makadam jahanam. Cocok untuk latihan XC sedang.  Panjang trek 28,54 km (pp).

Berikut petanya:

8. Sagara,

Trek ini cukup panjang sekitar 34 km, konturnya 30% makadam nanjak dengan tingkat kesulitan biasa. 20% beton pnpm, dan selebihnya adalah tanah dengan variasi turunan dan tanjakan yang sangat sangat ekstrim. Tidak dianjurkan memakai sepeda XC biasa. Dianjurkan membawa air cukup banyak, makanan secukupnya. Diperlukan ketabahan dan kesabaran, karena sangat panjang sehingga memerlukan waktu yang cukup lama (5-6 jam). Tapi soal pemandangan, jangan tanya deh! Keren habis! Untuk tiba di trek ini, bisa ditempuh dari kota Garut sejauh 12 km dengan gowes atau loading ke Kecamatan Wanaraja.

9. Waspada,

Trek ini sekitar 56 km (pp). Bisa ditempuh dengan gowes langsung atau dengan loading dulu ke Cikajang. Lebih kurang 29 km dari Garut Kota.Tapi mayoritas pesepeda di Garut menggowesnya langsung ke arah Gunung Papandayan/Cikuray. Dari alun-alun Cikajang, belok kiri, dan langsung menuruni turunan sangat tajam.Sebaiknya dituntun saja. karena turunan langsung berbelok dengan jembatan bambu. Sangat bahaya. masuk jalanan kampung sejauh 300 meteran, dan tembus di jalan aspal. menuju ke perkebunan Waspada. Tanjakannya cukup curam dengan turunan yang tidak kalah curamnya. 50% tanah single trek, 20% aspal, dan 30% beton. Pemandangan sangat indah karena kita berada lebih kurang di pertengahan gunung Cikuray.

10. Satria,

Trek yang berada di perbatasa Cilawu Tasikmalaya-Garut, dapat ditempuh dari Garut kota dengan gowes langsung atau loading sejauh 27  (pp) km. 8 km dari garut kota belok kiri sebelum tikungan Cilawu. Treknya makadam 50%, 30% single trek perkebunan teh, 20% aspal/beton. Pemandangan dan keasriannya masih perawan!

11Lingga Ratu,

Tanjakan full 4 km, makadam sopan dan tanah. Masuk dari Jalan Raya Garut-Wanaraja, Pertigaan Desa Sindang Palay, Kampung Nangorak. Pemandangannya sangat cantik dan mempesona. Siapkan perbekalan air yang cukup, makanan dan protektor lengkap. Tidak dianjurkan untuk gowes sendiri, minimal 5 orang, karena untuk trek offroadnya sangat ekstrim. Untuk ke trek ini sebaiknya ditemani oleh orang berpengalaman dan tahu  medan Lingga Ratu dengan baik. Pssst, angker!

12. Gunung Papandayan, digowes langsung dari kota Garut memakan waktu sekitar 3 jam. Full tanjakan, cocok buat para goweser IPDN. Jalannya hotmix karena merupakan jalan propinsi ke arah Cikajang, Pameungpeuk. Trek downhill-nya dengan kontur tanah, makadam dan perkebunan sekitar 2 km, tapi downhill di aspal tipisnya sangat memuaskan. Bahkan, bisa biki BT hehehe…lebih kurang setengah jam. Anda akan meluncur dari Puncak Papandayan yang tembus di Desa Pangauban Bayongbong.  CATATAN! Hati-hati tidak rekomen untuk mereka yang membawa bisa 3/4 atau kendaraan besar.

13. Batu Tumpang, merupakan sebuah batu granit yang tingginya sekitar 60 m. View-nya sangat indah, dengan udara yang sangat sejuk dan segar. Dianjurkan untuk datang ke tempat ini sebelum jam 13.00 karena lebih dari jam itu dipastikan akan berkabut.  Terletak 7 km dari Kecamatan Cikajang. Treknya murni untuk onroad. Dari Garut kota digowes lebih kurang 3 jam. Full tanjakannya.

14. Margawati-Cilawu

Trek Margawati-Cilawu, sangat cocok untuk latihan endurance. Panjang trek 24,31 km dengan kontur tanjakan aspal panjang sekitar 8 km. Kontur makadam terdapat pada turunan dan tanjakan curam sehingga cocok untuk XC ringan. Bisa ditempuh dalam waktu 3,5 jam. Di sepanjang jalur banyak warung, sehingga tidak perlu membawa perbekalan. Namun, untuk tools kit, sangat dianjurkan. Karena tanjakannya sangat panjang, sehingga salah-salah mengatur shifter. Rantai bisa putus.

15. TrekGunung  Talagabodas-Sadahurip

Trek ini baru dieksplorasi lebih kurang 2 bulan yang lalu, pasca issue adanya piramida tertua di Gunung Sadahurip.  Trek ini bisa ditempuh dari tiga titik. Yaitu dari Pasar Wanaraja, Pasar Sukawening, dan Karaha (Malangbong).

Dari Pasar Wanaraja, harus diloading sampai pertigaan puncak Gunung Talaga Bodas, Karaha (Malangbong) dan Garut.  Lebih kurang 10 km dari pasar wanaraja, kita disuguhi, jalan berbatu yang super “gila” batunya segede-gede kepala orok! Sewa colt pick-up L-300 dari Garut sekitar 250 ribu- 300 ribu. Tergantung keterampilan menawar Anda. Segitu bisa terhitung murah, karena medan yang teramat berat. Jarak yang hanya 12 km, harus ditempuh selama 1,5-2 jam.  Berarti hampir sama dengan waktu untuk ke Bandung (60 km dari Garut).

Soal trek offroadnya, dijamin bakal orgasme deh.  Melewati perkebunan palawija di kaki gunung Talagabodas. Menyusuri jalan setapak di kebun, single trek yang melewati jembatan bambu dll. Trek offroad-nya sekitar 6 km.  Hati-hati, karena mayoritas berupa kebun jagung. Salah-salah jalan, Anda akan berkeliling di tempat yang sama. Seperti masuk labirin.

Titik start dari Sukawening. Treknya berupa aspal rusak, makadam dan beton PNPM sejauh 8 km. Tanjakannya sangat variatif, bisa gowesable! Tentunya bagi yang mampu :p

Tiba di kaki gunung Sadahurip, langsung offroad sekitar 2 km. Sepeda bisa dibawa sampai lebih kurang 300 meter dari puncak Sadahurip.  Selanjutnya, silakan naik ke puncak gunung Sadahurip.

Trek Offroad dari Talagabodas – Cicapar Sadahurip

16. Trek Garut-Cintamanik-Karaha-Talagabodas-Sadahurip-Garut

Trek ini cocok untuk Endurance Test, perjalanan bisa memakan waktu sekitar 8-10 jam. Cukup panjang, yaitu sekitar 70,70 km.  Itupun kalau tanpa ada trouble bin halangan seperti ban pecah, keram kaki dan lain-lain. Sangat dianjurkan untuk membawa persediaan air yang cukup.  Karena kontur trek yang cenderung tanjakan.  Apatah, kalau matahari sedang “sale” dijami akan super haus.  Selain makan siang yang cukup banyak, juga makanan ringan seperti coklat, permen atau wafer bahkan gula merah akan sangat membantu di trek ini.

Sangat disarankan cek rem depan belakang dengan hati-hati mengingat tanjakan dan turunan cukup esktrim. Ban cadangan serta peralatan P3K terutama obat gosok sangat dianjurkan.

Jarak tempuh dari Garu-Sukawening-Karang Tengah yang sekitar 19 km, dapat ditempuh sekitar 2 jam.  Karena konturnya yang ramah, hotmix yang mulus dengan sedikit tanjakan pasca pasar Sukawening sekitar 3 km.  Trek selanjutnya berubah menjadi aspal tipis dan setengah rusak sekitar 3 km, dengan medan tanjakan yang sangat seksi :p.  Setelah itu berubah menjadi beton PNPM saat memasuki Desa Cintamanik. Turunan tajam sekitar 1 km, segera menyongsong setelah melewati Pasar Cintamanik.  Selanjutnya adalah Anda akan dihadang tanjakan sangat aneh.  Pondok nyongok, seperti perut ibu yang sedang hamil :p  Bedanya, yang ini terus nanjak, sangat nanjak, dan sangat-sangat nanjak dan sangat nanjak sekali😛. Tanjakan beton tersebut sekitar 4 km. Tidak ada turunan atau tanah datar sama sekali.

Beton PNPM habis, langsung dihadapkan pada trek tanah. Hutan. Tanjakan kembali dengan tingkat kesulitan yang hampir “virgin”.  Dibeberapa bagian, terdapat jalan yang cukup dalam akibat ban motor yang memakai rantai.  Memasuki hutan pinus sekitar 1,5 jam dengan kondisi medan terus tanjakan. Jalan terobosan ini, langsung menembus ke kawasan Karaha, yaitu sumur pembangkit listrik tenaga uap #2 dan #3.

Selanjutnya, turunan trek makadam cukup lebar sekitar 2 km. Batu-batuan yang lepas dengan diameter cukup membuat ketar-ketir. Bila Anda ragu-ragu lebih baik, tidak memacu sepeda di daerah ini.  Bisa-bisa terjerembab ke atas batu-batuan yang tajam.  Turunan makadam ini, berakhir di “jalan raya”.  Ke kiri adalah menuju ke Kadipaten (Tanjakan Gentong-Tasikmalaya) dan ke kanan adalah menuju Talagabodas.

Bila mengambil ke arah Talagabodas,  treknya berupa jalan eks aspal dengan kontur turun naik sepanjang lebih kurang 10 km.  Lebih kurang 400 meter dari pertigaan Garut-Tasik-Talagabodas, ambil jalan ke kanan. Yang langsung berhadapan dengan gunung Sadahurip.  Di sini, silakan pasang protektor, cek rem, turunkan sadel, dan kurangi tekanan ban.  Karena offroad segera akan memanjakan Anda.  Tapi, jangan gembira dulu karena lebih kurang 500 meter, kita akan dihajar makadam kembali dengan batu-batu yang tajam dan lepas.

Selanjutnya single trek tanah perkebunan kentang dengan pemandangan Gunung Sadahurip, Kota Garut dan Gunung Talagabodas.  Jangan lewatkan untuk menikmati pemandangan atau sekedar berfoto ria di sini.  Hati-hati saat, single trek tanah selesai.  Kembali dihadapkan turunan makadam, dengan jurang cukup dalam di sebelah kiri. Sebaiknya ambil jalan kanan.  Tiba di Kampung Cicapar, basecamp untuk naik ke Gunung Sadahurip, jalan berganti kembali menjadi beton PNPM.  Silakan meluncur dengan deras, tapi hati-hati banyak anak-anak atau motor.  Turunannya gak ada tanjakan dan langsung menuju Pasar Sukawening.

Berikut adalah petanya:

17. Trek Gunung Papandayan – Cileuleuy- Leuweung Panjang- Tumaritis- Arjuna-Sumbadra-Garut

Trek ini sangat-sangat panjang, untuk itu wajib diloading sampai Puncak Papandayan (Kawah), karena jarak dan waktu tempuh yang teramat panjang. Disarankan berangkat dari Garut kota tidak melebihi jam 7. Karena jam 8 tepat, saat tiba di tempar parkir di Papandayan yang ditempuh lebih kurang 1 jam. Kita harus langsung melakukan TTB dengan medan yang sangat curam dan  memerlukan ketabahan yang cukup tinggi. Lebih kurang 4 km melewati kawah dan hembusan uap panas serta bau belerang harus berjuang melawan rasa takut, rasa lelah dan konsentrasi jangan sampai terpeleset dan terjatuh di atas bebatuan yang berbau belerang.

Jarak 4 km tersebut ditempuh, biasanya sekitar 2 jam. Termasuk waktu yang yang dipakai untuk narsis. Foto-foto untuk oleh-oleh kepada handai taulan dan bukti kepada istri yang mereka yang termasuk anggota “Susis”.  Perjuangan yang sungguh berat diakhir perjalanan, lebi kurang satu meter dari tempat yang dikenal dengan Pintu Angin. Dikatakan berat, betapa tidak kemiringan dan kontur tanah khas gunung berapi yang licin dan cukup dalam serta curam. Memerlukan kesabaran dan keterampilan tersendiri.  Jalannya sangat sempit. Praktis kita harus mengatur langkah yang unik karena juga harus mendorong sepeda.

Tiba di Pintu Angin, saatnya beristirahat dan mengambil nafas. Melenturkan kaki, dan mengecek rem sekaligus menurunkan sadel. Jangn lupa, ban dicek, agar tidak terlalu keras. Karena medan selanjutnya adalah, makadam! Turunan panjang dengan batu-batu yang cukup bikin hati miris.  Terkadang harus berhenti sesaat karena, tangan dan pantat cukup kesemutan, dihajar makadam.  Sekalipun sepeda fullsus di trek ini tidak berlaku :p Trek makadam itu kadang menyempit, dan masuk ke single trek tapi tetap dengan makadam. Salah-salah mengatur keseimbangan, betis kita akan dihajar batu atau pedal yang terbanting.

Turunan makadam tersebut lebih kurang 3 km, selanjutnya sedikit menanjak sekitar 50 meter. Masuk ke perkebunan kentang. Dan….inilah bonus yang sangat dinantikan. Turunan, turunan, dan turunan terus tidak ada hentinya. Meliuk dan meluncur di atas single trek tanah perkebunan kentang. Sungguh sensasi tersendiri.

Trek masih juga turunan, tapi perkebunan kentang berubah menjadi perkebunan pohon Eucaliptus diselingi wortel, kental dan kubis. Masih single trek. Kita masih bisa meluncur dengan deras :D  Akhirnya single trek berakhir di perkebunan teh Cileuleuy. Single trek, masih juga menurun. Diakhiri dengan turunan yang sangat curam, tapi masih bisa gowesable.  Tapi diperlukan keberanian, dan kehati-hatian yang mumpuni.  Salah-salah, jadi jungkir balik, seperti yang dialami 3 orang teman kami🙂

Trek kemudian berubah menjadi jalan makadam, khas perkebunan teh yang juga masih menurun cukup tajam. Tapi, yang pintar dan punya keberanian, silakan ambil jalan kiri. Menyusuri bahu jalan, yang juga telah berubah menjadi single trek tanah. Turun-turun dan turun terus sampai memasuk perkampungan Cileuleuy.

Tiba di Cileuleuy, Anda yang akan melanjutkan ke Pangalengan. Silakan ambil jalan kanan menuju perkebunan Santosa yang memakan waktu lebih kurang satu jam. Untuk yang belum kenyang berpetualang. Ambil jalan ke kiri dan menuju ke Garut sekitar 65 km.

Treknya, lagi-lagi makadam. Tapi praktis hampir tidak ada tanjakan. Jalannya kadang datar kadang menurun ringan.  Tapi mayoritas jalan, adalah jalan datar dengan makadam ringan. Diperlukan keterampilan dan ketahanan fisik untuk melakukan “rolling”,  mengayuh putaran crank dengan kecepatan putaran yang tetap. Hampir 4 jam kita perjalanan harus ditempuh. Melewati hutan belantara “Leuweung Panjang”, Gunung Arjuna, Gunung Tumaritis dan Sumbadra yang semuanya merupakan perkebunan teh.

Sangat disarankan membawa, toolkit, pemotong rantai, kunci 14, ban dalam cadangan, bahkan ban luar serta lampu untuk melakukan perjalanan malam atau kabut yang kadangkala muncul tiba-tiba. Sehingga jarak pandang hanya sekitar 3-5 meter saja. Cukup tebal, dan merepotkan bagi mereka yang memakai kaca mata minus. Kadang-kadang, ada trek shortcut yang cukup panjang di single trek tanah. Sehingga kembali kita bisa meluncur offroad. Meninggalkan teman-teman kita yang memakai jalan makadam biasa :p

Petualangan berakhir di Gerbang Perkebunan Papandayan, Sumbadra, Cikajang lebih kurang 39 km dari Garut kota. Memasuk daerah ini, kita sudah mulai lega. Sepertinya sudah tiba.  Karena jalan propinsi Garut-Bungbulang yang dilewati truk, serta angkutan umum cukup banyak.  Tapi lebih baik digowes saja, karena Cikajang Garut, hanya berupa turunan jalan hotmix mulus.

Bagi yang akan mencoba trek ini, silakan dilihat petanya:

18.  Sang Hyang Taraje

Adalah sebuah air terjun yang sangat cantik, ketinggiannya kurang lebih 70 meteran.  Lokasinya terletak di Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut. Lebih ke jalur wisata, dan lebih pantas untuk funbike.  Single track-nya sudah berganti dengan aspal dan beton😦 Tapi tetap satu jalur sepeda yang layak dijajal untuk yang suka petualangan downhiluphill dan downhar (ngadon dahar). Sebaiknya loading dulu dari Garut kota sampai di Curug Orok, kemudian meluncur turunan sejauh lebih kurang 17 km berupa aspal hotmix yang sepi kendaraan dan makadam di tengah perkebunan teh Papandayan. Di sebelah kiri jalur adalan pegunungan tempat eksplorasi emas dan batu topaz (akik). View-nya sangat keren dah!

Bila Anda penyuka uphill  jalur ini sangat tepat.  Dari Sang Hyang Taraje, kembali menuju Desa Cisandaan. Tapi mengambil shortcut, satu tahun lalu masih berupa tanah.  Tapi tanggl 29 Desember 2013 kemarin sudah berupa jadi aspal tipis, dan beton. Tanjakannya Naudzubillah! Sebenarnya bisa digowes untuk para juara total nanjak sampai Cikajang lebih kurang 27 km! Asli Nanjak! :p

1557725_10200575114975398_1725566034_n

Untuk yang membawa kendaraan pribadi bisa diloading sampai di Desa Cisandaan dan numpang parkir di rumah penduduk.  Karena, waktu pulang akan melewati desa yang sama.

Di Desa Prabumulih setelah Pos Ronda (mentok) ambil jalan ke kiri, masih terus berupa turunan sampai ke Air Terjun Sang Hyang Taraje.  Untuk tiba di air terjun, sepeda bisa digowes.  Tapi diperlukan kehati-hatian yang super🙂. Saat kembali menuju Cisandaan,

Peta ringkasnya:

sanghyangtaraje

19.  Gunung Darajat-Cidadali-Garut 

Titik start adalah di Pasir Gagak, Gunung Darajat lebih kurang 25 km dari Garut kota.  Di awal jalur kita langsung disuguhi turunan di tengah perkebunan pinus dan palawija berupa single track  yang kadang-kadang sangat curam.  Sebaiknya kalau mau gowes di sini tidak terlalu banyak, karena akan menggangu kesan turunannya yang garing.  Turunan jalur tunggal berakhir di sebuh kampung kecil, selanjut berubah menjadi tanah pasir, masih menurun.  Memasuk kampung Pasir Wangi, jalur berubah menjadi beton, yang juga tetap turunan.  Jalur terus cenderung turunan sesekali diselingi tanjakan pendek tapi curam.  Tapi pada umumnya masih bisa digowes.

Bila penyuka AM jalur ini sangat cocok, bisa digowes langsung menuju Puncak Darajat lebih kurang 1500 mdpl. Dari Garut kota lebih kurang 25 km.  Atau bisa juga melingkar melewati punggungan sebelah barat, tidak melewati jalur jalan raya.  Melewati perkampungan dan sawah, tembusnya sama di puncak Darajat.

Jalur Gunung Darajat tembus ke Kampung Cidadali dimana jalur Cibeureum juga melewati kampung ini.  Bisa langsung tembus di pemandian Cipanas Garut!

20.  Gunung Karacak-Cilawu 

Jalur ini baru ditembuskan pada pertengahan Desember 2013, relatif masih perawan dengan vegetasi hutan pinus dan hutan tropis. Dari Garut kota hanya 6 km sampai ke titik offroad. Digowes langsung dari Garut kota hanya membutuhkan 30 menit, dengan kontur tanjakan sedang. Dua kilo meter kemudian memasuk hutan pinus, di Sukanegla. Dari sana kita harus TTB lebih kurang 15 menit.

Sesudah TTB, kita disuguhi turunan yang masih perawan.  Kadang-kadang jalur tidak terlihat karena pekatnya rumput dan semak-semak.  Tapi jalur ini masih bisa digowes sekalipun turun hujan.  Tanahnya keras, dan berada dalam kelebatan hutan pinus yang masih rapat.  Sesekali tampak monyet berloncatan dari pohon ke pohon, diselingi kicauan burung-burung hutan dan melayangnya burung elang yang  mencari mangsa.

Menurut informasi jalur ini sebenarnya bisa tembus ke Cirorek, Gunung Waspada dan Parentas, Cigalontan, Singaparna, Tasikmalaya.  Tapi baru yang tembus ke Cilawu  ini yang telah diexplorasi dan sangat rekomend untuk goweser yang suka AM.  Jarak tempuh total lebih kurang 6 jam (digowes full dari Garut kota).  Jalur ini hanya melewati dua tanjakan, selebihnya adalah turunan!

21. Gunung Papandayan-Pangalengan-Gunung Darajat

Dari kawah Gunung Papandayan harus TTB sejauh lebih kurang 3 km sampai di Lawang Angin (gerbang Pondok Saladah). Selanjutnya silakan meluncur di atas makadam yang bikin runyam.  Lebih kurang 2 km, kemudia ambil jalan jalan setapak.  Jangan mengikuti makadam. Single trek yang kiri kanannya berupa perkebunana palawija dan perkebunan teh terasa sangat sejuk dan nyaman.  Udara bersih, pemandangan yang cantik serta trek yang renyah seringkali membuat lupa diri para goweser.  Sehingga terjatuh karena terkena jebakan batman🙂

Single trek di tengah perkebunan teh Sedep berakhir di Sedep, kemudian terus meluncur sampai di perkebunan Santosa Pangalengan.  Sesekali masuk jalan raya makadam di tengah perkebunan.  Lewat perkebunan Kertasari, Danau Cisanti, lanjut menuju Cibeureum Ciparay.

Di pertigaan Cibeureum ambil arah yang ke Puncak Darajat. Masih turunan sekitar 2 km.  Selanjutnya tanjakan super duper sekitar 4 km sampai di Puncak Cae.  Dari Puncak Cae, memasuki Gunung Gagak ambil single trek menuju sumur pengeboran uap sektar 4 km turunan single trek.  Hati-hati sangat curam tapi mengasyikan🙂.  Selanjutnya silakan ambil jalur jalan hotmix langsung ke Garut kota sejauh 25 km.

Berikut adalah peta jalur Papandayan-Pangalengan-Darajat

papandayan12

Untuk yang mau offroad-an di Garut silakan email ke dessulaeman@gmail.com atau facebook kami http://www.facebook.com/kgcgarut.mountainbike   atau kunjungi situs Komunitas Garut Cyclist (KGC Garut) via Kontak Kita.

Dengan senang hati, saya dan teman-teman akan menemani dan membatu dengan batas kmampuan yang ada hehehe🙂

38 thoughts on “21 Trek di Garut (Updated)”

  1. alah….mun uing gowes d garut…rada keder sigana mah…eleh ku kumis Gan Deny euy….Selamat lah buat Blog na keren…uing RGC nebeng ah….

    1. maksudnya akomodasi dan transport om? Kalo akomodasi yang nanggung masing2 om, paling kita bantu carikan penginapannya. Kalo transportasi kita biasanya gowes ke titik start, kecuali rombongan tamu mau loading. Ya, kita carikan truk tapi tetap tamu yang bayar. Intinya kita hanya mengantar dan memandu.

  2. ah gening seueur trek di garut teh…lembur abdi kasebut deuih..papandayan-pangauban bayongbong…tp dugi ka ayeuna teuacan pernah nyobian trek na ku sepedah mah, mun hiking mah ti kelas 6 SD kadinya teh..ti gn jaya/ awal singel trek tiasa dilanjut ka situ ciseupan-pasir talang nembe tembus ka pangauban.

    ari ti daerah citiis gn guntur aya trek tembus ka samarang teu????

    hoyong uy sepedahan offroad di garut…

  3. Kang, nyuhunkeun panduanna sareng infohna, hoyong nyobian trek situ cibeureum-kamojang, rencana akhir Juni 2012, simkuring sareng rerencanga ti jakarta bade kagarut. hatur nuhun

  4. Salam kenal teman KGC, tolong saya diberikan no hp yg saya bisa hubungi sebagai marshall (trims Dhany 08161337272)

  5. Halo Oms, salam kenal…. saya tertarik sama trek Cibeureum dan Curug Cihanyawar nya. Rencana mau ajak teman-teman dan keluarga di Januari nanti. Kalau akomodasi yang terdekat dan Family friendly dimana ya Oms…. ?
    Boleh minta nomor kontak Oms buat komunikasi?

    Thanks,Sigit

  6. salam gowes….abdi ti sukabumi..keren eung trek na..kapan2 maen ka garut ah…mohon dipandu ku para suhu digarut…

  7. Mansstaab,.kang…info berbagai trek yg ada sangat detil… Sebagian besar track yg ada memang tingkat kesulitannya cukup tinggi dan relatif berbahaya bagi pemula atau yang masih kelas amatiran…perlu latihan fisik dan skill handling sepeda yg baik, sebelum “diuji” pada semua trek di atas…Tararengkyuuu kang….!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s